Thursday, January 21, 2010

Perbualan antara MA dan Cempluk

Di suatu malam, selepas maghrib.. Saatnya zebby belajar ngaji dengan ayahnya.
Ntah kenapa malam itu, zebby ngga konsen ngajinya dan bikin ayahnya jd agak naik darah. Akhirnya belajar ngajinya distop dan MA memulai kultumnya ke zebby *hihihihi*

MA menjelaskan bahwa posisinya saat ini adalah guru mengaji untuk zebby.. Kenapa? karena zebby ngga dapet pelajaran mengaji di sekolah.. karena sekolahnya adalah chinese school. Dan kemudian, bertanyalah zebby..

"Actually ayah.. are you my father or my teacher?"

Saya ngikik aja denger pertanyaannya.. Dan dengan panjang lebar menjelaskan bahwa MA adalah ayahnya yang sekarang ini sedang menjadi guru mengaji nya zebby. Trus MA nambahin, bahwa dia ngga akan ngajarin zebby bahasa Melayu dan bahasa Inggris juga Matematika karena di sekolah, zebby udah mendapatkannya...

Zebby nyeletuk lagi..

"Ya ayah, you don't teach me about Chinese language because I get it from school.. Besides, you can't speak Chinese, right?"

*hihihihihihihi*
Saya kabur melangkah ke ruangan lain ala gobling sambil menutup mulut.. khawatir malah kelepasan ngakak, ntar jadinya makin runyam..

Hmmm, ternyata anak saya dah gede, sudah punya argumen sendiri, udah bisa ngeles.. Tinggallah saya dan MA tentunya yang harus menyiapkan segudang jawaban yg bisa diterima zebby dengan baik..

Dan setelah itu pelajaran mengaji berlanjut hingga selesai.. Saya dan MA trus pandang2an sambil cekikikan sementara zebby asyik melahap sup dan perkedel kesukaannya..:))

3 comments:

Uda Fadil said...

like mother, like daughter.
gimana lo mo marah ya ge, wong lu dulunya JAUUUUHHHHHHHHHH lebih parah dari zebby sekarang... :)

wakakakakaka....

:ngacir:

Gege said...

lo tuu kok ya ngga puas2 ngeledekin gw uda fadil :))

primaningrum said...

pinterrrrrrrrrrrrrrrrrrrr